Doi Balas Chat Kamu Lama? Ini 7 Trik Ampuh Menghadapinya

Februari 28, 2024


Pacar: "Yank nanti pulang kabari ya biar aku jemput."

Kamu: "Oke sayang."

Kamu: "Sayang aku udah pulang nih. Aku tunggu di depan bakso mas Ijok ya."

Tiga jam kemudian....

Pacar: Aku otw ya sayang. 

Kamu: Gak usah! Aku udah sampai rumah.


Kesal nggak sih kalau pesan yang kamu kirimkan baru terbalas berjam-jam kemudian? Pasti kesal dong, ya. Yang lebih kesal lagi itu kalau sebenarnya pesan kamu udah dibaca, tapi nggak segera dibalas. 

Kalau ditanya, “Eh iya lupa, sorry tadi lagi ngerjain sesuatu”. Tentu ini membuat kita sebal banget. Tapi mau marah kok kesannya posesif dan egois banget ya? Siapa tahu memang dia sedang sibuk untuk satu urusan yang penting.

Memang sih, punya pacar yang kelewat cuek, sibuk, atau memang pada dasarnya nggak bisa balas pesan dengan cepat memang bikin gemes-gemes-emosi. Nah, buat kamu yang sering memendam kesal karena pacarmu balas chat-nya kelamaan, coba deh lakukan beberapa hal ini.

1. Jangan chat berkali-kali

Memang kesal saat chat kita lama dibalas si dia. Tapi bukan berarti kamu harus chat dia berkali-kali, apalagi cuma ngetik “P” doang. Bukannya cepat dibalas malah bakal ilfeel kayaknya. 

Karena kamu pasti tahu kan kalau chat huruf “P” berulang-ulang itu menyebalkan? Selain multitafsir dan kamu nggak paham, kesannya juga spam banget. Jadi, jangan coba-coba kirim “P” berulang-ulang saat si dia lambat membalas pesan. 

Kalau memang kamu butuh banget jawabannya, kirim pesan lanjutan yang jelas. Misalnya “Beb, balas dong. Aku butuh jawaban cepet nih”. Atau kalau memang genting banget, telepon aja.

2. Coba persingkat pesanmu

Balas chat lama itu nggak melulu disengaja kok, terkadang seseorang menunda balas pesan karena memang lagi sibuk mengerjakan sesuatu. Pesan yang panjang tentu membutuhkan waktu tersendiri untuk membacanya. Kalau dia sedang benar-benar sibuk, wasalam deh, pasti ditunda dulu deh bacanya. Karena itulah, biar cepat dibalas, coba perpendek pesanmu pada intinya aja supaya lebih cepat dibaca dan dipahami. Sehingga cepat juga dibalas.

3. Awali chat dengan kalimat yang meresahkan

Kalau kamu udah gemes banget, kamu bisa memakai trik yang satu ini nih. Awali chat dengan kalimat-kalimat yang triggering, yang memberi kesan bahwa itu penting dan darurat banget. Misalnya dengan kalimat “Beb, urgent nih. Aku butuh bantuanmu”. Dengan begitu, dia juga akan membacanya dengan cepat. 

Tapi ingat lho ya, cara ini tentu ada risikonya. Apalagi kalau keseringan dipakai, mungkin lama-lama dia nggak akan percaya lagi kalau kamu bilang “urgent”.

4. Atau bisa juga memakai kalimat keramat yang paling seram

Kalau kalimat yang darurat udah nggak mempan, kamu bisa juga mengeluarkan kartu AS yang satu ini. Udah tahu kan bagaimana horornya kalimat “Beb, kita perlu bicara”? Udah pasti si dia akan menganggap pesan itu super penting dan darurat. Yah, walaupun cara ini punya dua kemungkinan. Pertama, dia membalas dengan cepat. Atau kedua, dia malah nggak balas-balas karena nervous memikirkan hal penting apa yang hendak kamu bicarakan.

5. Sampaikan protesmu akan sikapnya

Memang sih, kesal rasanya kalau pesan nggak dibalas-balas. Apalagi kalau pesan itu penting dan butuh jawaban segera. Daripada kamu nyepam dengan huruf “P” atau marah-marah langsung karena kesal yang belum tentu mempan, kamu bisa sampaikan protesmu akan sikapnya yang selalu membuat kamu menunggu. Atau kamu bisa ingatkan saja ia melalui sindiran berupa kutipan-kutipan inspiratif dan romantis. Seperti kutipan ini misalnya, “Hidup ini memang tentang menunggu. Menunggu Anda sadar, kapan Anda akan MEMBALAS CHATKU??“ 

6. Coba tunda balas pesannya dengan lama yang sama

Jika protesmu dianggap angin lalu. Marahmu pun hanya ditanggapi sekadarnya. Dan lagi-lagi si dia nggak juga berubah, chat-mu selalu lama dibalasnya dan jadi prioritas kesekian. Kalau sudah seperti ini, sesekali boleh lho kamu melancarkan aksi ‘balas dendam’. 

Di lain waktu, saat si dia mengirimimu pesan, jangan cepat-cepat membalasnya. Kamu harus tahan untuk membalasnya sampai cukup lama. Kalau dia protes atau kesal, jawab aja “Ya begitu juga rasanya kalau aku nungguin balasan chat kamu!”

7. Sibukkan dirimu dengan berbagai kegiatan

Segala cara udah kamu coba, ternyata memang karakternya seperti itu. Dia bukan orang yang selalu memegang gawai 24/7. Dia juga tipikal orang cuek yang kadang-kadang nggak peka. Namun, kamu telanjur sayang dan, toh, selain komunikasi via pesan yang menyedihkan ini, dia tetaplah sosok yang bisa diandalkan untuk banyak hal.

Kalau udah begini, mau nggak mau kamu harus melipur diri sendiri. Caranya bisa dengan mencari kegiatan sendiri, sehingga kamu nggak “gabut” dan jadi menunggu-nunggu balasannya. Saat kamu membuat dirimu sibuk, waktu menunggu balasan pesan nggak akan terlalu terasa kan?

Jika lamanya dia membalas pesan ini udah sangat mengganggu dan kamu rasa keterlaluan, ada baiknya juga kamu membicarakan hal itu baik-baik dengannya. Sampaikan keberatanmu dengan baik dan alus.

Kalau dia ingin kamu memahami karakternya yang memang begitu, tentu kamu juga ingin dia memahami kamu yang ingin cepat mendapat balasan bukan? Setelahnya, baru deh cari solusi sama-sama. Hubungan kan memang soal kompromi dan win-win solution.

You Might Also Like

11 komentar

  1. Wkkk... Sepertinya tips ini bukan untukku yang males ribet untuk urusan yang berketergantungan.

    Kalau aku sih untuk orang2 dalam lingkungan komunikasi terdekat, biasanya gak akan nunggu lama2. Apalagi kalau sekiranya udah sampai 3 kali pesan diread tapi gak dibalas, biasanya akan berusaha disampaikan ketika ketemu langsung. Dikomunikasikan
    n dan dibicarakan baik-baik. Ini maksudnya gimana, dan baiknya gimana. Jadi sama-sama tahu cara komunikasi yang cocok itu gimana. Biar gak overthinking lalu ujung2nya hubungan emosi merenggang. Lama2 jadi gak kawan๐Ÿคฃ

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak bagus dicakapkan biar gak gadoh๐Ÿ˜…


      ~Ika Lubis

      Hapus
  2. Baca artikelnya kakak jadi mikir, Alhamdulillah punya pasangan yang selalu ngabarin, dan kalau lama pasti karena ada kegiatan yang udah diceritain sebelumnya, atau yaaa lagi tidur.
    Di awal berkomitmen dan akhirnya LDR, kami punya kesepakatan untuk balas pesan sesegera mungkin. Simple, untuk menjaga kepercayaan satu sama lain.
    Jadi kalau tetiba doi lama balas, cara terkahir yang kakak jelasin di tulisan, itu lah yang kulakuin. Cari kesibukan... Biar ga overthinking.

    Thank you for sharing kakakk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah udah nerapin sebagian tipsnya ya kak. Sama-sama kak Dana ๐Ÿ˜Š

      ~Ika Lubis

      Hapus
  3. Nomor 3 dan 4 belum pernah kepikiran dan keknya boleh diterapkan khusus untuk orang-orang terutama tim yang bandal2 balas pesan, haha
    Tapi aku tipe yang kalo ngga urgent ya udah kirim pesan abis itu lupakan, jadi jarang sampe ngarep dan cek hp berkali2

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau mau coba point tiga siap-siap ya kak :)✌๐Ÿป

      ~Ika Lubis

      Hapus
  4. Aku tipikal yang seringnya fast response, tapi tetap aja kesal kalo ada yang ngechat cuman "Mal" atau "Assalamu'alaikum" doang. Itu kaya buang energi buat sekedar balas "ada apa" atau "kenapa" dan menunggu yang ngechat ngetik lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkkw- mungkin dia segan melanjut dengan chat to the pointnya. Makany pakai basa basi๐Ÿ˜

      ~Ika Lubis

      Hapus
  5. Setuju banget no.5. Dikomunikasikan.
    Menurutku kalau pesan kita memang sangat penting harus tau jawaban secepatnya, telpon aja ngga sih?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya sih kak. Tapi kalau nemu orang yg balas chat lama d telpin malas angkat jadinya full paket๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…


      ~Ika Lubis

      Hapus
  6. Pernah ngechat orang dan gak direspon langsung, karena udh kelamaan nunggu, aku sampe lupa pernah chat dia. ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

    BalasHapus

Ads Here

Sidebar Ads

Like us on Facebook

Follow Instagram